Written on 08.24 by Andriawan Syahrul Azhar
A. Company Identity
Company Name :
PT. Meleng Molong Tbk
Form of Company :
Comanditter
Type of Company :
Garment Industry
Address Company :
Jl. Deposito No. 18, South of Jakarta
Telephone Number :
(021) 375209
Fax Number :
(021) 375683
NPWP : 01.136.545.9-541
SIUP : No. 42/12-05/PB/IX/1990
SIUI : No. 134/IZ/A/12/IX/1992
Company Registration :
No. 21345675490
Place of Business License : No. 33221166775
Sign Permit Interference : 132/TSB/TYU54/OSB
Brand Certificate :
320/TYY/767/III/2003
Bank :
Bank Mandiri
B. Result product
Our
garment company is
one of the best in Indonesia, the company produces a wide range of semi-finished materials quality
·
Sppining : 1200 Spindels –
980 bal/month
·
Weaving : AJL184, ISL116
Conventional – 800.000 meters/month
·
Utility : Boiler – 15
ton/H
Generators – 2543 KVA
Waste water treatment – 89.000 ton/month
C.
Location and Layout Company
PT. Meleng Molong in carrying out a trade
and making the cloth to achieve the mission and
be appointed ,
therefore,
the company operates
there are two places
·
Deposito
street 6A (18) South Jakarta as
an office, factory or galleries and art shops, With
a land area of 1,231
m2 and building
area of 1,300 m2 (2nd)
We
have a company
named PT. Molong
Tbk completes the
berlokasikan on the outskirts of the capital Jakarta . in
the operations of
this company we are working
with foreign companies
located in Singapore,
called PT. Apaajabole Tbk to benefit and promote
the business
We
run this company for 5 years and
produce the garment
material will then be sent to PT. Apaajabole Tbk then
reduced finished goods such as
adult clothing, children's clothing
and so on. Our
work together has been more than 3 years,
our business relationship
very well, every
year we get a huge advantage since teamed
up with the Singapore-based
company.
Early
start as we get clients who demand rapid
influx of free
trade in our country. Free trade is a lot of innovative
companies in producing material
into clothing. From the start everyday wear to
formal wear. Company made several modifications to the material be a good
outfit to create
consumer interest to buy it
Our
garment company domiciled
in Indonesia do
forms of cooperation with foreign companies, which
aims to get the
most profit and promote the best quality materials
that we've got to
give the appeal of the company
to cooperate. not easy to cooperate with foreign
companies because a lot of competitors
First,
entrepreneurship is usually difficult for the
early start. People
become difficult to start a business as a
way of thinking. There is nothing positive thinking and negative thinking. The
characteristics of the negative
thinking is not
attractive, not salable,
poor quality, while failure and loss
characteristics of the positive thinking is exciting
products, special quality, the buyer is satisfied, successful and profitable. This
way of thinking will decide to
start a business and to keep adding to persevere
In entrepreneurship
there are several aspects that determine the success or failure of a business
carried on. Among aspects of the capital, the management and marketing. Capital
can be from a variety of ways such as by capital that we have personally or by
borrowing. Therefore, it is needed a partnership or a good social relationships
in entrepreneurship. Because sometimes in entrepreneurship we can not start
itself either because of lack of money, resources, and creativity. Therefore, a
partnership is needed and is one of the important aspects in entrepreneurship.
As for the management or management and marketing would be better if we master
it even further as an entrepreneur, as an aspect of management and marketing
aspects play an important role.
|
Written on 19.43 by Andriawan Syahrul Azhar
Tugas Bahasa Indonesia 2 (4) : Tugas
Personal
ABSTRAK
MAKNA HIDUP PADA MANTAN PENGGUNA
NAPZA
Selama ini banyak pengguna NAPZA
ingin melepaskan diri dari ketergantungan. Kehidupan
yang mereka alami telah
dikendalikan oleh narkoba, sehingga NAPZA membuat kehidupan mereka
menjadi tidak bermakna. Keinginan
yang kuat untuk berhenti menggunakan NAPZA dari dalam diri
sangat diperlukan agar tidak
kembali terjerumus. Mereka mencoba mencari apa arti kehidupan yang
bermakna tanpa menggunakan NAPZA
dan berusaha menemukan kembali makna hidup yang hilang.
Tujuan dilakukan penelitian ini
adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan seorang
menjadi pengguna NAPZA, untuk
mengetahui gambaran makna hidup pada mantan pengguna NAPZA.
Pada penelitian ini penulis
menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam
penelitian ini adalah menggunakan
teknik wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian diperoleh
bahwa faktor-faktor yang
menyebabkan subjek menjadi pengguna NAPZA adalah aspek psikologis, faktor
obat atau zat, hubungan keluarga
dan pengaruh teman sedangkan gambaran makna hidup pada mantan
pengguna NAPZA adalah ketika
masih menggunakan NAPZA subjek merasa dirinya sudah tidak berarti
dan setelah subjek lepas dari
NAPZA subjek merasa lebih dekat dengan Tuhan (religius), dan subjek juga
merasa Tuhan telah mengabulkan
semua doa dan keinginannya. Selain itu, subjek juga merasa putus asa,
hampa dan banyak perasaan negatif
karena subjek tidak mempunyai teman dan tidak bisa mendapatkan
sesuatu yang subjek inginkan. Dan
subjek merasa pernikahannya merupakan hal yang bermakna dalam
merubah kehidupannya menjadi
lebih baik.
Kata
kunci : Makna hidup, mantan pengguna NAPZA
|
Written on 07.50 by Andriawan Syahrul Azhar
TUGAS SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2 (3) : TUGAS
PERSONAL
1.
Perhatikan format daftar pustaka pada
penulisan ilmiah (scientific research). Jelaskan dan berikan contoh untuk
masing-masing jenis aturan yang digunakan dalam penulisan ilmiah, contohnya
Sistem Harvard, Sistem Harvard Modifie, Sistem Abjad, dan Sistem Nomor Urut.
Jawab:
Daftar
pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan
bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan
atau sebagian dan karangan yang tengah digarap. Bagi orang awam, bibliografi
mungkin tidak penting artinya, tetapi bagi seorang sarjana atau seorang
cendekiawan, daftar kepustakaan itu merupakan suatu hal yang sangat penting.
a.
Sistem Harvard (Author Date System)
Yaitu
menggunakan nama penulis dan tahun publikasi dengan urutan pemunculan
berdasarkan nama penulis secara alfabetis. Publikasi dari penulis yang sama dan
dalam tahun yang sama ditulis dengan cara menambahkan huruf a, b, c, dan
seterusnya tepat di belakang tahun publikasi yang dibubuhkan (). Alamat
internet ditulis menggunakan huruf italic.
Untuk lebih
lanjut dapat dilihat contoh dibawah ini:
·
Buller, H. and Hoggart, K. (1994a). ‘New drugs for acute respiratory distress
syndrome’, New England Journal, vol. 337, no.6 pp. 435-439.
·
Buller, H. and Hoggart, K. (1994b). ‘The social integration of
British home owners into French rural communities’. Journal of Rural
Studies 10, 2, 197–210.
·
Dower, M. (1977). ‘Planning aspects of second homes’, in J. T.
Coppock (ed.), Second Homes: Curse or Blessing?, Oxford, Pergamon
Press, pp.210-37.
·
Grinspoon, L. & Bakalar, J.B. (1993). Marijuana: the forbidden
medicine, Yale University Press.
·
Palmer, F. R. (1986). Mood and Modality, Cambridge, Cambridge
University Press.
b.
Sistem Harvard Modifie
Sistem
Harvad dan Harvard Modifie mempunyai sedikit perbedaan, apabila dalam metode H
dibubuhkan () untuk setiap penulisan tahun, di dalam metode Harvard Modifie ini
tanda () tidak dipakai melainkan tanda titik yang dibubuhkan setelah penulisan
tahun. Untuk lebih lanjut dapat dilihat contoh dibawah ini:
·
Buller, H. and Hoggart, K. 1994. ‘New drugs for acute respiratory distress
syndrome’, New England Journal, vol. 337, no.6 pp. 435-439.
·
Dower, M. 1977. ‘Planning aspects of second homes’, in J. T.
Coppock (ed.), Second Homes: Curse or Blessing?, Oxford, Pergamon
Press, pp.210-37.
·
Grinspoon, L. & Bakalar, J.B. 1993. Marijuana: the forbidden
medicine, Yale University Press.
·
Palmer, F. R. 1986. Mood and Modality, Cambridge, Cambridge
University Press.
c.
Sistem Abjad
Pada
sistem Abjad ini,
nomor urut mengawali tiap daftar pustaka yang disusun berdasarkan abjad Sistem
Harvard (Author Date System) atau Sistem Harvard Modifie. Contoh yang
diberikan adalah Sistem Abjad dengan penulisan dari Sistem Harvard Modifie.
Untuk lebih
lanjut dapat dilihat contoh dibawah ini:
·
1. Buller, H. and Hoggart, K. 1994. ‘New drugs for acute respiratory distress
syndrome’, New England Journal, vol. 337, no.6 pp. 435-439.
·
2. Dower, M. 1977. ‘Planning aspects of second homes’, in J.
T. Coppock (ed.), Second Homes: Curse or Blessing?, Oxford,
Pergamon Press, pp.210-37.
·
3. Grinspoon, L. & Bakalar, J.B. 1993. Marijuana: the forbidden
medicine, Yale University Press.
·
4. Palmer, F. R. 1986. Mood and Modality, Cambridge, Cambridge
University Press.
d.
Sistem Nomor Urut
Berbeda
dengan sistem Abjad, dalam sistem ini penulisan disusun berdasarkan nomor urut
pengacuan buku dalam skripsi, bukan abjad nama penulis.
Untuk lebih
lanjut dapat dilihat contoh dibawah ini:
·
Soemardi T.P., Budiarso, Sumarsono D.A., Fauzan M., Djatmiko H. & Huwae R.
1997. Light and low cost crossflow microhydro water turbine using composite
materials. Makara *2B: 42–50. [Keterangan: (*) 2 =
nomor seri; B = seri majalah.]
e.
Sistem Vancouver (Author Number Style)
Dan yang
terakhir adalah sistem Vancouver (Author Number Style) menggunakan cara penomoran
(pemberian angka) yang berurutan untuk menunjukkan rujukan pustaka (sitasi).
Pemunculan sumber rujukan dilakukan secara berurut menggunakan nomor sesuai
kemunculannya sebagai sitasi dalam naskah tulisan, sehingga memudahkan pembaca
untuk menemukannya dibandingkan dengan cara pengurutan secara alfabetis
menggunakan nama penulis seperti dalam sistem Harvard (Author Date System).
Sistem ini beserta variasinya banyak digunakan di bidang kedokteran dan
kesehatan.
Untuk lebih
lanjut dapat dilihat contoh dibawah ini:
·
(1) Prabowo GJ and Priyanto E. New drugs for acute respiratory distress
syndrome due to avian virus. N Ind J Med. 2005;337:435-9.
·
(2) Grinspoon L, Bakalar JB. Marijuana: the forbidden medicine. London: Yale
University Press; 1993.
·
(3) Feinberg TE, Farah MJ, editors. Behavioural neurology and neuropsychology.
2nd ed. New York: McGraw-Hill; 1997.
·
(4) Grimes EW. A use of freeze-dried bone in Endodontics. J Endod 1994; 20:
355-6.
·
(5) Morse SS. Factors in the emergence of infectious disease. Emerg Infect Dis
[serial online] 1995 Jan-Mar; 1(1):[24 screens]. Available from: URL:
http://www/cdc/gov/ncidoc/EID/eid.htm. Accessed December 25, 1999.
·
(6) Amerongen AVN, Michels LFE, Roukema PA, Veerman ECI. 1986. Ludah dan
kelenjar ludah arti bagi kesehatan gigi. Rafiah Arbyono dan Sutatmi Suryo.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 1992. h. 1-42.
·
(7) Salim S. Pengaruh humiditas dan waktu penyimpanan serta cara curing
terhadap sifat fisik, kimia dan mekanik akrilik basis gigi tiruan. Disertasi.
Surabaya: Pascasarjana Universitas Airlangga; 1995. h. 8-21.
2. Kalian temukan dan deskripsikan ketentuan penulisan artikel ilmiah dalam
publikasi jurnal ilmiah.
Jawab :
- Judul
- Abstrak (abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris,
maksimum 250 kata).
- Pendahuluan : pendahuluan memuat latar belakang penelitian
secararingkas dan padat, dan tujuan. Dukungan teori
tidak perlu dimasukkan pada bagian
ini, tetapi penelitian sejenis yang sudah dilakukan
dapat dinyatakan.
- Metode Penelitian : Metode penelitian merupakan prosedur dan teknik
penelitian. Antara satu penelitian dengan penelitian
yang lain, prosedur dan tekniknya akan
berbeda. Kalau tidak berbeda, berarti
penelitian itu hanya mengulang penelitian
yang sudah ada sebelumnya. Tapi bukan
berarti harus berbeda semuanya. Untuk
penelitian sosial misalnya, populasi penelitian mungkin saja
sama, tapi teknik samplingnya berbeda, teknik pengumpulan
datanya berbeda, analisis datanya berbeda,
dan lain - lain.
- Pembahasan : bagian ini memuat data
(dalam bentuk ringkas), analisis data
dan interpretasi
terhadap hasil. Pembahasan dilakukan dengan mengkaitkan studi empiris atau
teori untuk interpretasi. Jika dilihat dari proporsi tulisan, bagian
ini harusnya mengambil proporsi terbanyak, bisa
mencapai 50% atau lebih. Bagian ini
bisa dibagi menjadi beberapa sub bab, tetapi tidak perlu
mencantumkan penomorannya.
- Penutup : bagian ini memuat kesimpulan dan saran. Kesimpulandan saran
dapat dibuat dalam
sub bagian yang terpisah. Kesimpulan
menjawab tujuan, bukan mengulang
teori, berarti menyatakan hasil penelitian
secara ringkas (tapi bukan ringkasan pembahasan).
Saran merupakan penelitian lanjutan yang
dirasa masih diperlukan untuk penyempurnaan
hasil penelitian supaya berdaya guna.
Penelitian tentunya tidak selalu berdaya guna bagi masyarakat
dalam satu kali penelitian, tapi merupakan
rangkaian penelitian yang berkelanjutan.
- Daftar Pustaka : bagian ini hanya memuat
referensi yang benar-benar dirujuk; dengan
demikian, referensi yang dimasukkan pada
bagian ini akan ditemukan tertulis
pada bagianbagian sebelumnya. Sistematika penulisannya adalah:
- Menurut abjad
- Tidak perlu dikelompokkan berdasarkan buku,
jurnal, koran, ataupun berdasarkan tipe publikasi
lainnya.
- Sistematika penulisan untuk buku: nama penulis (kata terakhir lebih
dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tahun publikasi. Judul
buku. Penerbit, kota.
- Sistematika penulisan untuk jurnal: nama penulis (kata terakhir lebih
dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tahun publikasi. “Judul
tulisan.” nama jurnal. Volume, nomor. Penerbit, kota.
- Sistematika penulisan untuk
skripsi/tesis/disertasi: nama penulis (kata terakhir
lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tahun lulus. Judul
skripsi/tesis/disertasi. Penerbit, kota.
- Sistematika penulisan untuk artikel dari internet: nama penulis
(kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tanggal,
bulan, dan tahun download. Judul tulisan. Alamat situs.
- Sistematika penulian untuk artikel dalam koran/majalah: nama penulis
(kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tanggal,
bulan dan tahun publikasi. “Judul tulisan.” Nama koran.
Penerbit, kota.
3.
Jelaskan, jika sumber informasi berupa buku atau majalah, data apa saja yang
harus dicantumkan sesuai dengan cara yang berlaku?
Jawab:
Dalam laporan penelitian, penulisan dalam majalah, tesis dan disertasi
hanya dipakai Daftar Acuan,yaitu informasi yang diacu dari sumber lain, yang
dimanfaatkan dalam penelitian dan dikutip (cited)baik esensinya maupun
statement lengkapnya dalam teks penulisan tesis/disertasi atau
laporanpenelitian. Penulis dari sumber informasi yang diacu ini harus tercatat
dalam Daftar Acuan padahalaman terakhir dari penulisannya.
1. Buku
Format :
Pengarang atau penulis [atau editor]. Tahun Terbit. Judul Buku (ditulis
miring). Volume (jika ada). Ed ke-n (untuk edisi ke-2 dst.) Kota Terbit: Nama
penerbit.
Contoh :
Nurhadi. 1991. Membaca Cepat dan Efektif. Bandung: CV Sinar Baru.
1.1 Buku dengan pengarang perorangan
Contoh:
Shriner, R.L., Hermann, C.K.F., Morrill, T.C, Curtin D.Y., and Fuson R.C.
2004. The Systematic Identification of Organic Compounds. 8th ed. New
York (US): J Wiley.
1.2 Buku dengan editor
Contoh:
Coats, J.R. and Yamamoto, H, editor. 2003. Environmental Fate and
Effects of Pesticides. Washington DC (US): Am. Chem. Soc.
Rifai, M.A dan Sakri A, editor. 1992. Bunga Rampai Metodologi Penelitian.
Jakarta (ID): DP3M, Ditjen Dikti, Depdikbud.
1.3 Buku dengan lembaga sebagai pengarang
Contoh:
[CSE] Council of Science Editors, Style Manual Committee. 2006. Scientific
Style and Format: The CSE Manual for Authors, Editors, and Publishers. 7th
ed. Reston, VA (US): CSE.
1.4 Buku terjemahan
Format :
Pengarang atau penulis asli [atau editor]. Tahun terbit buku terjemahan.
Judul Buku Terjemahan (dicetak miring). Ed ke-n (untuk edisi ke-2 dst.).
Diterjemahkan oleh: Nama penerjemah, Kota terbit terjemahan: Nama penerbit
terjemahan. Terjemahan dari: Judul Buku Asli.
Contoh :
Kalshoven, L.G.E. 1981. The Pests of Crops in Indonesia. Laan PA van der,
penerjemah. Jakarta (ID): Ichtiar Baru- van Hoeve. Terjemahan dari: De
Plagen van de Cultuurgewassen in Indonesie.
Crusing, B.E. 1991. Sistem Informasi Akuntansi dan Organisasi Perusahaan.
Edisi ke 3. Diterjemahkan oleh: Kosasi. Jakarta: R.Erlangga.
1.5 Bab atau bagian dari buku dengan
pengarang berbeda-beda dan disertai editor
Format :
Pengarang artikel. Tahun. Judul artikel (dicetak miring). Di dalam: Nama
editor, kata “editor”. Judul Buku (dicetak miring). Ed ke-n untuk edisi ke-2
dst.). Kota Terbit: Nama penerbit. nomor halaman artikel.
Contoh :
Mondal, K.K. and Verma J.P. 2002. Biological control of cotton diseases.
Di dalam: Gnanamanickam SS, editor. Biological Control of Crop Diseases. New
York (US): Marcel Dekker. hlm 87-109.
Hedley, C. 1971. Reading and Language Difficultiesm. Wilson, J.A.R.
Diagnosis of Learning Difficultiesm. Pp135-156. New York: MGraw-Hill.
2. Surat kabar
Format :
Pengarang. Tahun bulan tanggal terbit. Judul. Nama surat kabar. Informasi
seksi (jika ada):nomor halaman awal dari artikel tsb (nomor kolom).
Contoh :
Maryoto, A. 2005 Maret 19. Kebijakan pertanian di tengah arus
perdagangan dunia. Kompas. Rubrik Opini:43 (kolom 1-9)
SUMBER :
|